Tampilkan postingan dengan label Info Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Bisnis. Tampilkan semua postingan

20.10.10

Mengenai Legalitas Industri MLM

Photobucket
Industri MLM telah mendapatkan pengakuan sebagai bisnis legal sejak tahun 1979 oleh pemerintah Amerika. Saat ini industri MLM telah tersebar di 125 negara dengan omset penjualan per tahun diperkirakan lebih dari $ 100.000.000.000,-
Menurut survey Ernst & Young yang dipublikasikan oleh DSA (Direct Selling Assosiation) tahun 2007, sebanyak 13,6 Juta orang melakukan bisnis MLM ini.
Badan International yang mengatur peraturan bisnis MLM adalah WFDSA (World Federation of Direct Selling Assosiation) yang berkantor pusat di Washington DC, AS. Selain itu ada juga beberapa badan yang menjadi acuai MLM di Amerika misalnya BBB (Better Business Bereau) dan Chamber of Commerce. Sednagkan organisasi non pemerintah yang cukup handal adalah MLMIA (Multi Level Marketing International Assosiation).
Ginama di Indonesia? Legalitas MLM sebagai bisnis legal diatur dalam IUPB (Ijin Usaha Penjualan Berjenjang) yang dikeluargan Deperindag untuk menggantikan SIUP (Surat Ijin Usaha Peruhahaan). Tahun 2006, perijinan tersebut berubahnama menjadi SIUPL (Surat Ijin Usaha Penjualan Langsung).
SIUPL adalah suatu bentuk keputusan Mentri, bukan undang-undang. Jadi harus ada laporan dari pihak yang dirugikan oleh pemilik SIUPL tersebut sebelum pihak berwajib mengambil tindakan.
Dalam SIUPL ada ketentuan batasan pemberian bonus kepada distributor maksimal 40%. Alasannya kenapa harus dibatasi? Kalau karena alasan takut “money game”, bisa saja sebuah “money game” berkedok MLM memberikan pay-out hanya 30%. Otak-otakan nih MONEY GAME !!
Di negara asalnya Amerika sana, tidak ada batasan bonus yang boleh dibayarkan kepada distributor. Dan perusahaan piramida atau “money game” dapat ditumpas oleh FTC (Federal Trade Commissions). Jadi mereka disana, kemampuan distributor mendapatkan bonus besar tetap ada dibarengi perlindungan terhadap kejehatan ” money game “.
Di Indonesia ?
Saat ini kita patut bersyukur dulu dengan adanya SIUPL. SIUPL setidaknya menjadi sebuah kemajuan berarti karena terlihat pemerintah sudah mulai menghargai industri MLM. Semoga makin hari, badan pemerintah yang membuat peraturan tentang ini akan mendapat input dari pihak yang objektif dan professioanl. Berharap nehh…
Industri MLM bisa dijadikan sumber wirausaha tanpa modal. Tanpa resiko yang sangat besar dibanding mendirikan ebuah perusahaan konvensional sendiri. Industri MLM bisa menjadi celah peluang kerja tanpa perlu keahlian khususu sebagaimana diperlukan pada sebuah job desk. Kupikir begini—-bayangin aja, Indonesia sekarang susah kan cari kerja? Banyakan yang mau kerja daripada peluangnya. Jadilah para pencari kerja gak punya bargaining power sama sekali. Nah, coba intip peluang di industri MLM seperti apa. Buka mata pasang telinga. Jangan negatip duluan dong, orang negatipan jauh dari rejeki Insya Allah
Oh ya, satu lagi surat ijin yang harus dimiliki perusahaan MLM yang menjual makanan kesehatan atau produk kecantikan, harus memiliki ijin dari Badan POM. Oriflame punya loh ya… Liat deh di setiap kemasan produk Oriflame pasti ada nomor registrasi di BP POM. Promosi teuteup


Dikutip dan dikembangkan dari buku : “Pilih Bisnis MLM Aja Kok Repot” penulis : Sonny Kadharmestan, NMB oleh Nurul – www.noleoe.net

http://dbc-network.com/?id=oriflamework

By Sarah Rahmawati with No comments

10 Tips Memilih Bisnis MLM

Photobucket
Mari kita pelajari bersama-sama bagaimana cara memilih bisnis MLM yang baik

1. Apakah perusahaan telah berdiri stabil atau meningkat selama 2 tahun terakhir ?
Pilih perusahaan yang telah terbukti mengalami kemajuan sejak pertama kali berdiri.


2. Apakah perusahaan mempunyai modal yang cukup ?
Dengan kata lain, perusahaan memiliki dana yang dibutuhkan demi pertumbuhan, untuk mengembangkan infrastruktur yang solid, untuk menarik perhatian manajemen yang bertalenta, untuk berkompetisi dengan teknologi, dan yang terpenting untuk memberi Anda bonus-bonus.

3. Apakah perusahaan menawarkan produk atau jasa yang unik ?
Produk dan jasa yang di jual, mempuyai keunggulan dibandingkan yang beredar di pasaran. Terlebih jika mudah dijelaskan kegunaannya kepada prospek.

4. Apakah produk & jasa termasuk yang biasa diperlukan oleh masyarakat ?
Produk atau jasa harus memenuhi kriteria “kebutuhan” masyarakat dengan harga yang pas, berkualitas serta mempunyai nilai tersendiri.

5. Apakah produk atau jasa berlaku untuk jangka panjang ?
Anda tidak bisa meraih passive income jika produk atau jasa yang Anda tawarkan hanya bersifat yang sedang trend. Carilah produk atau jasa yang digunakan terus-menerus selama bertahun-tahun kedepan.

6. Apakah perusahaan memberi bonus langsung ?
Penerimaan bonus langsung dapat memudahkan Anda mengatur keuangan. Secara mental, bonus langsung ini bisa menyemangati Anda untuk menjual lagi dan lagi.

7. Apakah sistem marketing mengikuti perkembangan teknologi ?
Perusahaan menyediakan semisal situs internet demi fleksibilitas ketika menjual dan merekrut. Karena tidak semua orang mempunyai tipe seorang sales, yang penuh gairah menjajakan produk atau jasa door to door.

8. Apakah upline/sponsor peduli dengan kesuksesan Anda ?
Jika perusahaan cukup kuat, produk atau jasa berkualitas tinggi, maka kemungkinan Anda sukses semakin besar. Itupun jika upline/sponsor melatih, memotivasi dan mendukung penuh terhadap kesuksesan Anda.

9. Apakah perusahaan menyediakan sistem part-time ?
Katakanlah Anda seorang dokter yang tertarik dengan bisnis MLM. Dalam hal ini, perusahaan tak hanya mempersilahkan seseorang untuk menekuni bisnis MLM secara full-time, karena sebagai dokter Anda ingin tetap bisa menolong orang selain bisa meraih penghasilan extra melalui bisnis MLM.

10.Apakah Anda merasa bahagia ?
Walaupun ini bukan elemen inti bagi para pebisnis, namun John Naisbitt menilainya sebagai hal penting. Bisnis MLM yang dijalani seyogyanya dapat menciptakan kegembiraan saat bekerjasama dengan upline dan downline demi menggapai masa depan yang lebih indah.

Apabila kita melihat semua tips di atas, tidak diragukan lagi bahwa Oriflame merupakan bisnis MLM yang sangat layak bagi anda yang ingin mencoba bergelut di dunia MLM. Bergabunglah segera bersama kami!

Source : id.shvoong.com
yang di kutip dari Majalah Sukses, Edisi 46 - Desember 2006


http://dbc-network.com/?id=oriflamework

By Sarah Rahmawati with No comments